top of page

Keunggulan Lem Epoksi: 5 Hal yang Harus Anda Ketahui


Keunggulan pertama:

Epoksi lengket dengan berbagai macam bahan

Lem epoksidapat digunakan untuk merekatkan besi, baja, tembaga, plastik, kayu, bahkan keramik. Selanjutnya, jika Anda ingin melapisi dasar atau sealer pada kayu, lem epoksi adalah jawaban yang tepat karena dapat mengurangi ekspansi dan kontraksi pada kayu.


Selain itu, lem epoksi juga dapat digunakan untuk plastik. Namun, agar penggunaan lem pada plastik maksimal, Anda harus memberi suguhan api pada permukaan plastik agar dapat menempel dengan sempurna.



Keunggulan kedua:

Epoksi tidak lebih mahal daripada lem lainnya jika dilihat dari sisi efisiensinya

Mungkin betul, jika dibandingkan dengan lem lainnya, epoksi memang lebih mahal. Namun, untuk penggunaan lem epoksi sendiri Anda mungkin tidak menggunakannya lebih banyak dari lem lain.


Misalnya, dalam pembuatan kapal komposit epoksi, Anda memerlukan epoksi yang jauh lebih sedikit untuk membangun kapal yang kuat daripada jika Anda membuat kapal dengan ukuran yang sama dengan polyester.


Epoksi memiliki kekuatan geser tarik (tensile shear strength) hingga 350 kg/cm2, lebih kuat 10 kali lipat dibanding pada lem biasa umumnya, hal ini membuat anda hanya memerlukan lebih sedikit lem untuk menempelkan objek dengan berat yang sama


Keunggulan ketiga: Epoksi cocok untuk perbaikan

Kita semua tahu resin poliester sangat kuat. Namun, dalam hal perbaikan, epoksi jauh lebih baik daripada resin lainnya.


Yang pertama, epoksi tidak menyusut. Epoksi resin juga memiliki kemampuan dalam hal memperbaiki berbagai objek, termasuk diantaranya adalah struktur beton.


Selain itu, lem epoksi juga dapat digunakan memperbaiki alat rumah tangga, alat industri, dll. Hal ini menjadikan lem epoksi sebagai lem yang kuat dan serbaguna.



Keunggulan keempat:

Epoksi Saat ini Tidak Sulit digunakan

Menggunakan lem epoksi 2-part di saat ini tidak sesulit 10-20 tahun lalu. Sekarang sudah terdapat banyak alat dispensing yang dapat membantu memudahkan kita ketika menyampur lem epoksi, mulai dari yang manual dengan tembak tangan hingga otomatis dengan pompa, alat dispensing epoksi dilengkapi dengan static mixer untuk mencampur resin dengan hardener dengan homogen.


Selain itu sekarang terdapat juga lem epoksi 1-part yang dapat langsung digunakan, tanpa perlu mencampur resin dengan hardener, tetapi untuk proses pengeringannya memerlukan oven, dipanaskan dengan suhu antara 80-120℃ selama 10-15 menit.


Keunggulan kelima:

Epoksi bisa kering di suhu dingin

Epoksi dapat digunakan pada suhu dingin tetapi harus ditangani dan diterapkan dengan teknik yang disesuaikan. Berikut penjelasan mengenai kendala penggunaan epoksi di suhu dingin. Seperti yang kita ketahui, mencampur resin epoksi dan pengeras akan memulai reaksi kimia yang menghasilkan panas. Ini disebut reaksi eksoterm. Suhu yang lebih hangat mempercepat reaksi pengeringan lem, sedangkan suhu yang lebih dingin memperlambat reaksi. Perubahan suhu akan mengubah viskositas atau ketebalan resin epoksi secara drastis. Saat suhu turun, epoksi menjadi lebih tebal secara proporsional, mengurangi kemampuannya untuk mengalir keluar dari kemasan dan lebih susah diaduk.


Untuk mengatasi hal ini panaskan resin epoksi dan hardener sebelum digunakan.

Hangatkan resin epoksi dan pengerasnya dengan lampu panas atau simpan di tempat yang hangat sampai Anda siap menggunakannya. Hangatkan juga permukaan yang akan ditempel. Epoksi akan menipis saat dioleskan ke permukaan yang hangat. Ini akan mengalir lebih lancar dan menembus lebih baik, menghasilkan ikatan yang lebih kuat.



Gimana, sudah mengerti kan beberapa mitos tentang lem epoksi? Hubungi tim kami untuk konsultasi gratis penggunaan lem epoksi dan dapatkan solusi untuk masalah Anda!


Link Product Selengkapnya :


7 tampilan0 komentar

Comments


Button
Button
Inner-of-CFM3000_edited.png
Button
Inner-of-CFM3000_edited.png
Button
bottom of page